Wamendagri Buka Pameran UMKM di Papua, Dorong Ekonomi Kreatif
Wamendagri Buka Pameran UMKM di Papua, Dorong Ekonomi Kreatif

Wamendagri Buka Pameran UMKM di Papua, Dorong Ekonomi Kreatif

Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk memimpin pembukaan Pasar Murah dan Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Papua pada tanggal 12 April 2024. Acara tersebut dilaksanakan di Balai Kegiatan Papua, bertepatan dengan upaya pemerintah memperkuat ekonomi kreatif di wilayah timur Indonesia.

Pameran ini menampilkan ratusan produk unggulan dari pelaku UMKM di Papua, meliputi kerajinan tangan, kuliner tradisional, fashion, serta barang-barang teknologi sederhana. Setiap peserta diberikan stan gratis untuk memamerkan dan menjual produknya secara langsung kepada pengunjung, termasuk perwakilan pemerintah daerah, pelaku bisnis, dan wisatawan.

  • Meningkatkan visibilitas produk lokal dengan mempertemukan UMKM dan konsumen dalam satu arena.
  • Memberikan peluang pemasaran langsung tanpa perantara, sehingga margin keuntungan dapat lebih optimal.
  • Mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan komunitas kreatif untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
  • Menstimulasi pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pelatihan singkat, pendampingan teknis, dan akses ke jaringan distribusi yang lebih luas.

Ribka Haluk menekankan bahwa dukungan terhadap UMKM bukan sekadar bantuan jangka pendek, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi kesenjangan ekonomi antar wilayah. Ia juga mengajak pemerintah daerah lainnya untuk meniru model pameran ini sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal.

Selain pameran, acara tersebut diiringi dengan serangkaian workshop tentang digital marketing, pengelolaan keuangan, dan inovasi produk. Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan baru tersebut untuk meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun internasional.

Dengan langkah ini, diharapkan UMKM Papua dapat lebih mudah mengakses pasar, meningkatkan pendapatan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif yang lebih inklusif di seluruh Indonesia.