Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengutuk keras tindakan pasukan Israel yang memasang spanduk militer di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri menyatakan keprihatinan mendalam atas penggunaan fasilitas medis sebagai latar belakang propaganda militer. Spanduk yang bertuliskan “Rising …” dipasang tanpa izin dan dianggap melanggar norma humaniter serta menghina korban sipil.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri, [nama], menegaskan bahwa Indonesia akan terus menuntut pertanggungjawaban Israel atas serangkaian tindakan yang merusak infrastruktur kesehatan di Gaza. Pemerintah juga menyerukan komunitas internasional untuk mengutuk praktik serupa dan menegakkan hukum humaniter internasional.
- Penempatan spanduk terjadi pada tanggal … setelah serangan udara yang menimpa rumah sakit.
- Rumah Sakit Indonesia di Gaza sebelumnya menjadi tempat perawatan bagi warga sipil Palestina yang terluka.
- Indonesia menolak segala bentuk legitimasi atas tindakan militer Israel di wilayah pendudukan.
Selain mengekspresikan kekecewaan, Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan solidaritas kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarga akibat konflik yang terus berlarut. Pemerintah menegaskan komitmen untuk memperjuangkan hak asasi manusia dan akses layanan kesehatan tanpa diskriminasi.
Isu ini menambah ketegangan diplomatik antara Indonesia dan Israel, mengingat hubungan kedua negara tidak memiliki hubungan resmi. Indonesia berjanji akan terus mengadvokasi solusi damai dan menuntut penghentian serangan yang menargetkan fasilitas sipil.




