Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan mengganggu kelangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, pejabat baru yang dilantik dapat langsung menjalankan tugas tanpa jeda, sehingga program penting bagi anak-anak Indonesia tetap berjalan lancar.
Prasetyo Hadi menambahkan bahwa proses transisi telah dipersiapkan secara matang, termasuk penyerahan dokumen, data penerima manfaat, serta rencana kerja tahunan. “Kami memastikan tidak ada gangguan operasional, karena MBG merupakan prioritas utama dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan status gizi masyarakat,” ujarnya.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan:
- Pimpinan baru BGN telah menerima briefing lengkap tentang pelaksanaan MBG.
- Tim teknis dan lapangan tetap dipertahankan untuk menjaga kontinuitas layanan.
- Anggaran MBG tahun ini telah dicairkan dan tidak akan terpengaruh oleh pergantian kepemimpinan.
- Monitoring dan evaluasi program akan terus dilakukan secara rutin oleh Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan.
Program MBG sendiri menargetkan pemberian makanan bergizi kepada anak usia dini, ibu hamil, dan menyusui di wilayah miskin serta daerah terpencil. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, program ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kekurangan gizi serta meningkatkan prestasi belajar anak.
Prasetyo Hadi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral, termasuk peran dinas kesehatan, dinas sosial, dan lembaga swadaya masyarakat, untuk memastikan distribusi makanan tepat sasaran. “Kita tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga edukasi gizi kepada keluarga penerima manfaat,” tegasnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah yakin bahwa MBG akan terus beroperasi efektif meski terjadi perubahan kepemimpinan di BGN, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.




