Rupiah Melemah Tidak Selalu Menguntungkan Ekonomi, Eksportir Indonesia Tertekan
Rupiah Melemah Tidak Selalu Menguntungkan Ekonomi, Eksportir Indonesia Tertekan

Rupiah Melemah Tidak Selalu Menguntungkan Ekonomi, Eksportir Indonesia Tertekan

Frankenstein45.Com – 04 Juli 2026 | Pelemahan rupiah tidak selalu menguntungkan bagi eksportir Indonesia. Ekonom CORE menyebutkan bahwa kondisi ini dapat menyebabkan inflasi impor dan kenaikan biaya produksi. Hal ini dapat mempengaruhi kemampuan eksportir untuk menjual produk mereka secara efektif di pasar dunia.

Ekonom CORE mengutip beberapa contoh perusahaan yang telah terkena dampak dari pelemahan rupiah. Mereka menyebutkan bahwa beberapa perusahaan telah mengalami kenaikan biaya produksi hingga 10% akibat pelemahan rupiah. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan harga produk yang dijual oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

Baca juga:

Salah satu contoh yang disebutkan oleh Ekonom CORE adalah perusahaan yang menjual produk tekstil. Mereka mengatakan bahwa biaya bahan baku mereka telah meningkat sebesar 8% akibat pelemahan rupiah. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan harga produk yang dijual oleh perusahaan tersebut.

Ekonom CORE juga menyebutkan bahwa pelemahan rupiah dapat menyebabkan kemerosotan kepercayaan investor. Hal ini dapat menyebabkan penurunan nilai mata uang dan meningkatnya suku bunga. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan-perusahaan kecil dan menengah untuk kesulitan mendapatkan kredit.

Baca juga:

Untuk mengatasi dampak pelemahan rupiah, Ekonom CORE merekomendasikan beberapa hal. Mereka mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan harus meningkatkan efisiensi produksi mereka. Mereka juga harus meningkatkan kemampuan mereka untuk menjual produk di pasar dunia.

Ekonom CORE juga merekomendasikan bahwa pemerintah harus mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan nilai mata uang. Mereka mengatakan bahwa pemerintah dapat meningkatkan nilai mata uang dengan cara meningkatkan suku bunga dan membatasi impor.

Baca juga: