Trauma melahirkan dapat memengaruhi kondisi mental ibu pascapersalinan
Trauma melahirkan dapat memengaruhi kondisi mental ibu pascapersalinan

Trauma melahirkan dapat memengaruhi kondisi mental ibu pascapersalinan

Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Persalinan biasanya dipandang sebagai momen bahagia, namun bagi sebagian perempuan pengalaman melahirkan dapat menimbulkan trauma yang berlanjut hingga memengaruhi kesehatan mental pascapersalinan.

Penelitian terbaru yang dilaporkan oleh Antara News mengungkapkan bahwa perempuan yang mengalami komplikasi medis, intervensi darurat, atau perlakuan tidak sensitif selama proses melahirkan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami depresi, kecemasan, atau gangguan stres pascatrauma (PTSD) dalam tiga bulan pertama setelah melahirkan.

Data menunjukkan bahwa sekitar 15% hingga 20% ibu melahirkan mengalami gejala PTSD, dengan faktor-faktor risiko utama meliputi rasa tidak berdaya, kurangnya dukungan emosional, serta pengalaman rasa sakit yang intens.

Ahli psikologi obstetrik, Dr. Rina Suryani, menjelaskan bahwa trauma fisik dan emosional selama persalinan dapat memicu respon stres kronis yang mengganggu fungsi otak terkait regulasi emosi. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berujung pada depresi postpartum yang mengganggu ikatan antara ibu dan bayi.

Untuk meminimalkan dampak trauma, beberapa langkah direkomendasikan:

  • Penyedia layanan kesehatan perlu memberikan informasi yang jelas dan persetujuan sebelum melakukan prosedur medis.
  • Mengadopsi pendekatan humanized birth dengan memperhatikan kenyamanan dan preferensi ibu.
  • Memberikan dukungan psikologis segera setelah melahirkan, termasuk skrining rutin untuk depresi dan PTSD.
  • Mendorong partisipasi pasangan atau keluarga dalam proses pemulihan emosional.

Program skrining pascapersalinan yang melibatkan psikolog atau konselor kebidanan mulai diterapkan di beberapa rumah sakit besar, menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat depresi postpartum setelah intervensi.

Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental ibu pascapersalinan diharapkan terus meningkat, sehingga setiap ibu dapat menikmati masa pasca melahirkan dengan kesejahteraan yang optimal.